Himpunan Puisi Sedih

Himpunan Puisi Sedih

Minggu, 06 Maret 2016

Bisikan Kama

Bisikan Kama

Hembuskan rindu
di pancaindera dengar ku
lagukan getar sukma
di deria sentuh ku
belailah rambut angan ku
dengan bisikan kama

dengan rindu dan dendam
doalah moga nanti kita akan
berbicara tentang benih
yang bakal lahir dari
kasih dan sayang

teeja
Kuala Lumpur
Diposting oleh bil bil di 15.35
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Arsip Blog

  • ▼  2016 (58)
    • ►  Juni (8)
    • ►  Mei (5)
    • ▼  Maret (45)
      • Dalam Librari
      • Larilah Jika Boleh
      • Paman Doblang
      • Gerimis Darah Tahun Baru
      • Senja hari Merdeka
      • Abadi
      • Putri Malu
      • FALSAFAH CINTA
      • Bayang
      • Kejayaan
      • MENYINTAI TIDAK BERMAKNA MEMILIKI
      • Senyap dan Sunyi
      • Hayad
      • Cinta Pada-Mu
      • jangan tanya
      • Mungkinkah Sakura Mekar
      • Mengantuk
      • Di Usia Senja
      • Hari Indah Bagiku
      • Bukan Untuk Temani Aku
      • Mimpi Terindah
      • SEORANG LELAKI BERNAMA KEKASIH
      • KHOB KHUN
      • SIAPA
      • ESOKKAH PENENTUANKU
      • RINDU
      • SEPI
      • Bisikan Kama
      • Mengeluh
      • Salahkah Aku
      • Aku, Hamka dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck
      • Sajak Renungan Bersama
      • Forever Friend
      • Kebahagiaan Mu Teman
      • Mimpi Sang Lelaki
      • Damba Cinta Mu
      • Bagaikan Ada Dinding Menghalanginya
      • KEMATIAN
      • Tuhan aku ingin hampir padaMu
      • Cermin, Inginkah Kau Bertanya
      • Bila kita bicara tentang hati
      • Sebuah Lukisan Kehidupan
      • Bila Rindu Menjengah
      • Jangan Lupa Aku
      • cahaya bulan yang terang
Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.