Aku, Hamka dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck
Aku tidak pernah kenal cinta
Namun aku pernah diajar
Betapa indahnya unggu
Betapa cemburunya merah jambu
Dan betapa peritnya rindu
Ku lihat Hamka dan indah tulisannya
Dan aku kadang terbawa bersama
Dalam kasihnya yang satu buat Ilahi
Dan di bahtera itu aku tenggelam bersama
Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck
Bukankah kita belajar dari setiap luka
Agar tidak terluka lagi
Bukankah kita belajar dari setiap cerita
Yang cinta manusia tak kekal lama
Yang kekal hanyalah Allah dan kerajaan-Nya
teeja
Circa 2002
Kuala Lumpur
Namun aku pernah diajar
Betapa indahnya unggu
Betapa cemburunya merah jambu
Dan betapa peritnya rindu
Ku lihat Hamka dan indah tulisannya
Dan aku kadang terbawa bersama
Dalam kasihnya yang satu buat Ilahi
Dan di bahtera itu aku tenggelam bersama
Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck
Bukankah kita belajar dari setiap luka
Agar tidak terluka lagi
Bukankah kita belajar dari setiap cerita
Yang cinta manusia tak kekal lama
Yang kekal hanyalah Allah dan kerajaan-Nya
teeja
Circa 2002
Kuala Lumpur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar